Bagaimana Cara Menjual Tanpa Jualan

Episode 3

Kali ini Saya akan mengangkat topik mengenai “Bagaimana Cara Menjual Tanpa Jualan”.

Saat ini tidak sedikit orang yang basic-nya berjualan tapi tidak laku, sebaliknya ada pula yang tidak berjualan tapi barangnya justru laku.

Kok bisa? Bagaimana caranya?

Salah satu universitas ternama pernah mensurvey, pada tahun 1986 rata-rata orang melihat iklan sebanyak 3000 kali sejak bangun hingga kembali tidur.

Kemudian survey kembali dilakukan pada tahun 1996, dimana dari 3000 kali meningkat menjadi 30.000 kali.

Bayangkan di tahun 2018 berapa banyak iklan yang dilihat oleh seseorang dari mulai bangun hingga kembali tidur?

Tetapi problemnya otak manusia nyatanya memiliki keterbatasan dalam ingatan, artinya brand Anda harus mampu bersaing dengan ribuan brand lainnya.

Lalu bagaimana caranya agar Your Brand Can Top Of Mine?

Hal pertama yang harus dilakukan adalah personal branding Anda harus jelas.

Jelas seperti apa?

Sebagai pebisnis Anda diharuskan mempunyai satu jenis brand andalan yang bisa dikenali seseorang dengan mudah.

Jika orang melihat Saya, tentu yang dipikirkan adalah kartu kredit.

Artinya tanpa perlu menerangkan diri Saya lagi, orang tentu sudah tahu brand Saya.

Sekarang jika orang lain melihat Anda, kira-kira kata apa yang terbayang dipikiran orang lain?

Kalau Anda tidak bisa menjawab pertanyaan ini, artinya Anda masih tergolong memiliki brand yang tidak jelas.

Anda sendiri tidak bisa mendefinisikan dengan jelas produk yang dimiliki, apalagi orang lain.

Intinya satu, perkuat branding yang Anda miliki.

Permasalahannya adalah kebanyakan orang ingin menjual banyak barang dalam waktu yang bersamaan, padahal marketplace semacam amaz*ne saja dulunya hanya menjual buku sebelum menjual banyak barang seperti sekarang.

Saya pribadi walaupun mengajar kartu kredit, pada akhirnya Saya juga membuka kelas KPR, gestun, bisnis dan sebagainya. Tetapi tetap orang akan mengenal Saya sebagai seorang pakar kartu kredit.

Jika branding Anda sudah kuat, maka hal yang harus dilakukan selanjutnya adalah mengembangkannya.

Salah satu cara mengembangkannya adalah Anda harus terlihat tetap eksis di bisnis Anda.

Anda harus selalu muncul, tetapi yang perlu digaris bawahi Anda muncul dengan memberikan value atau keuntungan bagi orang lain.

Seperti saat ini, Saya muncul memberikan value kepada orang lain berupa materi-materi yang dapat menginspirasi.

Hal inilah yang harus Anda berikan secara konsisten.

Seseorang mungkin tidak akan tertarik jika Anda langsung menawarkan produk, sebaliknya jika Anda terus memberikan value kepada seseorang maka ia akan tahu dan paham produk yang Anda miliki.

Ingat, tujuan kita adalah untuk meningkatkan profit dan omset.

“Siapakah nama ibu kandung Anda?”.

Selama membaca artikel ini, kepikiran tidak dengan ibu Anda? Saya yakin tidak.

Inilah Saya katakan, kita harus selalu diingatkan agar selalu ingat.

Saya tekankan kembali, Anda harus selalu eksis. Anda tidak menjual tapi orang mengetahui apa produk yang Anda miliki. Itu hal yang terpenting.

Jika orang lihat Saya pasti langsung tahu Saya akan jualan seminar ataupun workshop, padahal disini Saya tidak sedang membicarakan Credit Card Revolution dan tentu Anda sudah mengetahui itu.

Sebab ketika Saya jualan CCR terus-menerus, maka Anda sendiri akan bosan karena mikirnya kartu lagi kartu lagi.

Yang diharapkan adalah ketika Anda melihat Saya, kemudian Anda benar-benar membutuhkan modal, Anda dapat mengingat “Oh iya! Roy Shakti masih eksis”.

Kegiatan seperti ini memang memerlukan waktu yang panjang, tetapi jika dilakukan secara konsisten maka dampaknya tentu akan terlihat dalam jangka panjang pula dan Saya yakin omset Anda juga pasti akan naik tanpa perlu Anda jualan.

Hari ini mungkin tidak, tetapi suatu hari ketika mereka butuh maka ia akan mencari produk Anda karena Anda dinilai masih eksis.

Tidak hanya itu, ketika kita memberikan value kepada orang lain, maka dampak lain yang terjadi nama Anda pun akan lebih dikenal dengan baik.

Ingat, seseorang hanya mau bertransaksi kepada orang yang ia sukai.

Jangan berjualan seperti teknik M*M, dimana begitu ketemu harus langsung closing. Sulit!

Setidaknya ketika Anda menjual banyak barang, ada satu produk yang dikenali di bisnis Anda, sebab brand kita nantinya diharapkan mampu bersaing dengan puluhan brand lainnya.

Semoga bermanfaat!

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sepatu Kulit Murah Jasa Pembuatan Website Malang Jasa Pembuatan Website