Bisnis Yang Prospek & Mudah di Tahun 2018 (Double Your Income With Roy Shakti Ep. 2)

Bisnis Yang Prospek

Halo sahabat, bagaimana kabar Anda hari ini? Seperti yang kalian ketahui, saya setiap minggu, yaitu di hari Selasa, saya ada segmen pembelajaran online via Live FB. Segmen ini saya beri nama “Double Your Income.” Seperti namanya, pembelajaran ini ditujukan untuk membantu  Anda bagaimana dalam memulai, menjalankan, dan membangun bisnis Anda yang saya harapkan bisa meningkatkan pendapatan Anda.

Dan di segmen kali ini kita akan membahas topik yang sering ditanyakan orang-orang di Fan Page Saya, apa itu? Saya sangat, sangat sering sekali mendapatkan pertanyaan seperti ini, “Pak, bisnis apa yang prospek dan mudah di tahun ini?” Nah, biar Anda puas, saya akan menjawabnya di segmen “Double Your Income” kali ini.

Bisnis Yang Prospek

Well, pada dasarnya semua bisnis itu memiliki prospek, tergantung pada siapa dan dimana Anda memasarkan bisnis Anda. Tapi, tapi secara garis besar ada beberapa bisnis yang memiliki prospek dibanding yang lainnya. Apa itu pak?

Dilihat dari time framenya, bisnis itu dibagi menjadi 2, yaitu bisnis yang everlasting (bisnis yang bisa bertahan lama)dan bisnis musiman.

Untuk bisnis yang everlasting lebih mudah diprediksi. Bisnis ini biasanya berhubungan dengan pemenuhan kebutuhan primer manusia, jadi ya prospeknya jelas. Pokoknya bisnis yang berhubungan dengan pangan, sandang, papan itu masih akan tetap jadi primadona.

Bisnis everlasting lain yang juga bisa Anda jadikan referensi adalah bisnis yang berhubungan dengan kelahiran, kematian, pernikahan, pendidikan, dan hiburan.

Sementara untuk bisnis musiman, bisnis di bidang teknologi adalah salah satu contoh yang sangat tepat. Kenapa teknologi kok saya sebut bisnis musiman? Karena teknologi itu terus berkembang, sehingga jika Anda harus tetap up to date. Dan jika Anda tertarik dengan bisnis kategori ini, maka Anda harus pandai-pandai baca tren.

Bisnis Yang Mudah

Pertanyaan selanjutnya adalah bisnis apa yang mudah.  Anda sadari atau tidak, pada dasarnya tidak ada bisnis yang mudah atau sulit. Semua itu tergantung kebiasaan saja. Saya analogikan hal ini seperti Anda nulis, jika Anda kebiasaannya menulis dengan tangan kanan atau sebaliknya, jika Anda disuruh nulis dengan tangan yang lain, pasti kesulitan. Begitu juga dengan bisnis.

Lalu, bagaimana solusinya pak? Bagi Anda yang ingin memulai bisnis, mulailah dari yang paling dekat dengan Anda, yang paling Anda kuasai. Sebagai contoh, saya dulu pecinta burung, seluk-beluk tentang burung saya paham, saya juga paham makanan mana yang cocok untuk burung tertentu. Akhirnya saya putuskan jadi sales pakan burung. Dan hasilnya, dari jadi sales pakan burng, sampai akhirnya saya punya pabrik pakan burung sendiri.

Kebanyakan kita hanya melihat apa yang dilakukan orang lain, kita melihat orang lain begitu mudahnya menjalankan bisnisnya. Lalu kita mencoba menirunya, hasilnya? Berbeda jauh, kok bisa? Karena yang satu sudah terbiasa, yang satu masih coba-coba.

Piramida Bisnis

Salah satu kendala seorang calon pebisnis pemula adalah ide bisnis yang terlalu banyak. Hasilnya, banyak yang akhirnya tidak memulainya atau salah memulai bisnis. Nah, disini saya akan berbagi piramida bisnis yang bisa menjadi panduan Anda dalam memulai bisnis. Piramida bisnis ini saya bikin berdasarkan pemenuhan kebutuhan saat Anda ingin memulai bisnis.

post

Ketika Anda memulai bisnis, maka pastikan bisnis tersebut memuhi kebutuhan dapur Anda. Untuk itu cari bisnis yang paling menghasilkan di sekitar Anda. Cocok atau tidak bisnis dengan Anda itu urusan belakang. Awal bisnis itu jangan pernah mikir gengsi, karena Anda pasti gagal. Saya dulu juga nggak suka jadi sales, tapi mau gimana lagi, kalau saya nggak jalankan, maka dapur saya nggak ngebul. Lebih baik saya nahan malu dari pada kelaparan, betul nggak? Apalagi kalau Anda sudah berkeluarga, apakah masih milih gengsi daripada anak dan istri? Pokoknya ambil bisnis yang menghasilkan, jangan mikir macam-macam.

Di tingkatan selanjutnya adalah bisnis untuk memenuhi angsuran. Tidak semua orang punya angsuran, tapi jika Anda punya, maka Anda harus berpikir bagaimana meningkatkan bisnis Anda agar bisa memenuhi kebutuhan ini.

Banyak orang yang salah kaprah, ketika bisnis sudah bisa memenuhi kebutuhan dapur, mereka berpikir untuk membuka bisnis baru lagi. Bukannya tidak boleh, tapi tidak baik, kenapa? Ketika bisnis Anda masih berjalan seperti itu, membuka bisnis baru berarti maka waktu, tenaga, dan pikiran Anda akan tersita untuk mengurusi keduanya. Dan yakinlah, itu nggak akan pernah maksimal.

Fokus dulu dengan bisnis Anda, pokoknya jika bisnis Anda baru bisa memenuhi kebutuhan dapur dan angsuran, jangan pernah berpikir untuk memulai bisnis baru lagi atau ekspansi. Lalu kapan saatnya saya buka bisnis baru lagi? Tenang, rasa penasaran Anda akan terjawab sebentar lagi.

Tingkatan selanjutnya dalam piramida bisnis adalah ketika bisnis Anda sudah mampu untuk biaya edukasi. Maksudnya edukasi disini adalah Anda bisa menyisihkan uang untuk belajar banyak hal yang bisa bermanfaat untuk bisnis. Ah, edukasi khan tidak penting. Ya, edukasi itu tidak penting, tapi perlu, kenapa? Edukasi itu untuk daya ungkit (leverage) bisnis Anda. Tanpa itu, yakinlah bisnis Anda akan stagnan. Edukasi itu adalah investasi yang hasilnya akan berlipat-lipat kepada bisnis Anda. Makanya, sampai saat ini saya selalu menganggarkan budget untuk ikut kelas workshop bisnis. Ya biar bisnis saya semakin berkembang kedepannya.

Tingkatan piramida bisnis yang selanjutnya adalah ketika bisnis Anda sudah bisa memenuhi kebutuhan Anda untuk hiburan. Salah satu contoh hiburan adalah liburan. Kita berbisnis itu salah satu tujuannya agar bisa menyenangkan diri dan orang yang kita cintai, bukan?

Jika bisnis Anda sudah masuk ke tingkat edukasi dan hiburan, itu Anda boleh membuka bisnis baru atau ekspansi. Tapi, ada tapinya yang perlu Anda perhatikan. Di tingkat ini, jika Anda hendak membuka bisnis baru, saran saya carilah bisnis yang berhubungan dengan bisnis Anda sebelumnya. Contoh jika Anda punya warung lalapan, maka bisnis baru yang disarankan adalah peternakan ayam, bebek, atau ikan. Disini Anda punya 2 bisnis, tapi karena masih berhubungan, Anda tidak perlu pusing memikirkannya.

Tingkatan yang paling tinggi di piramida bisnis adalah ketika bisnis Anda sudah mampu untuk membiayai investasi bisnis lain. Di tingkatan ini, Anda mau buka bisnis baru yang nggak ada hubungannya dengan bisn is sebelumnya, ya terserah. Di tingkat ini Anda sudah bisa tuch berpikir idealis, membuka bisnis yang Anda suka, atau mencoba tren-tren lain.

Meskipun demikian, saran saya kalau mau buka bisnis baru, jangan langsung investasikan dana besar. Lakukan tes pasar dengan menginvestasikan sedikit uang dulu, lalu lihat hasilnya. Jika bagus, Anda bisa menambahkan modal, jika tidak, segera hentikan dan cari bisnis baru lagi.

Pertanyaannya sekarang, sudah di tingkatan mana Anda?

Inti dari pembelajaran kita kali ini adalah semua bisnis itu prospek dan tidak sulit. Yang membuat sulit itu hanya karena kurang terbiasa. Semoga apa yang saya sampaikan hari ini bermanfaat bagi Anda!

Leave Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sepatu Kulit Murah Jasa Pembuatan Website Malang Jasa Pembuatan Website